METRO-Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Metro menjadi momentum strategis peneguhan arah gerakan kader, bukan sekadar seremoni organisasi. Kegiatan yang digelar di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Senin,13/4/2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlaela, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini, serta unsur akademisi dan ratusan kader mahasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung menegaskan bahwa IMM harus mampu tampil sebagai organisasi kader yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki karakter nasionalis dan berdampak nyata.
“IMM harus mampu menjadi organisasi yang nasionalis. Kader-kader Muhammadiyah telah terbukti memiliki capaian dan prestasi yang luar biasa di berbagai bidang,” ujarnya.
Ia juga berharap kehadirannya menjadi energi baru bagi IMM Metro untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Dengan kehadiran saya di sini, saya berharap menjadi semangat bagi IMM Metro untuk memberikan dampak positif bagi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD IMM Lampung Jefri Ramdani menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas organisasi dan akademik sebagai fondasi kader unggul.
“Kader IMM harus mampu menyeimbangkan antara organisasi dan akademisi. Ini menjadi kunci agar kader tidak hanya aktif, tetapi juga berprestasi,” tegasnya.
Dukungan juga disampaikan Wali Kota Metro yang membuka ruang kolaborasi luas antara pemerintah daerah dan IMM dalam mendorong kemajuan kota.
“Kami siap berkolaborasi dan berdiskusi untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Dari unsur persyarikatan, Ketua PDM Kota Metro Bambang Setiadi mengingatkan pentingnya implementasi nyata dari semangat “bergerak dan berdampak” melalui penguatan kaderisasi dan ekspansi komisariat di berbagai perguruan tinggi.
“IMM harus mampu hadir di semua lini, termasuk memperluas komisariat di kampus-kampus,” ujarnya, yang disambut hangat oleh hadirin.
Momentum pelantikan ini juga dihadiri ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi, jajaran rektorat, serta alumni IMM yang telah sukses di berbagai sektor. Kehadiran mereka menjadi bukti konkret bahwa proses kaderisasi IMM mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan kompetitif.
Ketua Umum PC IMM Metro yang baru dilantik Harits Al-Asad menegaskan bahwa kepengurusan yang baru tidak akan berhenti pada simbolik pelantikan semata.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal bagi kami untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. IMM Kota Metro hadir sebagai mitra kritik sekaligus mitra strategis pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membangun komunikasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami akan aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan keluarga besar Muhammadiyah maupun pemerintah daerah sebagai bentuk keseriusan gerakan,” imbuhnya yang akrab di sapa
Acad.
Ia menambahkan bahwa, mengusung semangat Bergerak dan Berdampak untuk Bumi Sai Wawai, pelantikan ini menjadi penanda bahwa IMM Metro tengah bertransformasi, dari sekadar organisasi mahasiswa menjadi kekuatan moral dan intelektual yang diperhitungkan dalam pembangunan daerah.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan momentum kebersamaan lintas elemen dalam satu barisan gerakan.
Acad menambahkan bahwa, dengan nilai Abadi Perjuangan, Billahi Fii Sabilil Haq Fastabiqul Khairat, IMM menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, memberi dampak, dan menjadi garda terdepan dalam dakwah intelektual serta pembangunan masyarakat di Bumi Sai Wawai. (Guswir)

