METRO-Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Metro memberangkatkan delegasi pelajar terbaik untuk mengikuti Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke-XXIV yang akan digelar pada 5–8 Februari 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Keikutsertaan kader IPM Kota Metro ini menjadi wujud komitmen Muhammadiyah Kota Metro dalam menyiapkan pelajar yang berdaya saing nasional dan siap berkontribusi bagi kemajuan organisasi.
Pelaksanaan Muktamar IPM ke-XXIV di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan hasil keputusan Induk Tanwir Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang dilaksanakan pada 18-20 desember 2024, di mana Sulawesi Selatan secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar IPM ke-XXIV.
Sekretaris PD IPM Kota Metro, Irsyadu Ibad Salam Alfitron, menyampaikan bahwa keikutsertaan IPM Kota Metro dalam Muktamar IPM ke-XXIV menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pelajar Muhammadiyah di tingkat nasional.
“Muktamar IPM ke-XXIV yang dilaksanakan pada 5–8 Februari 2026 ini merupakan hasil keputusan Induk Tanwir IPM dan menjadi forum konsolidasi nasional pelajar Muhammadiyah. Kami mendorong seluruh delegasi IPM Kota Metro untuk aktif mengikuti sidang-sidang muktamar, forum diskusi, serta agenda strategis lainnya agar dapat berkontribusi nyata dalam perumusan arah gerak IPM ke depan,” ungkap sekretaris PD IPM yang akrab disapa Ibad.
Ia juga berharap para delegasi mampu menjaga solidaritas, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, serta menjadikan Muktamar sebagai ruang pembelajaran kolektif.
“Kami berharap seluruh delegasi dapat menjaga nama baik IPM Kota Metro, memperkuat jejaring nasional, serta pulang dengan semangat dan pengalaman baru untuk pengembangan IPM di daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ibad menjelaskan bahwa Muktamar IPM ke-XXIV merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang akan melibatkan kader IPM dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi program, pembahasan arah gerak organisasi, serta pemilihan Pimpinan Pusat IPM periode mendatang.
Berdasarkan data yang dihimpun Jurnalis MPI PDM Kota Metro, delegasi terdiri dari tujuh peserta. Empat peserta berasal dari PD IPM Kota Metro, yaitu Fitra Yoga, Irsyadu Ibad Salam Alfitron, Fany Kharomania, dan Guntur Purnomo. Sementara tiga peserta lainnya merupakan pelajar SMA Pondok Pesantren Muhammadiyah (Pontrenmu) At-Tanwir Metro, yakni Wafiqoh Fatkhul Hadits, Adellya Azzahra, dan Sayyid Syadad Almiqdadi.
Selain itu, juga diwakili oleh dua pelajar dari SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MUAD) Metro, yaitu Azmi Fait Alqaris dan Muhammad Dzakwan Wafi Alfarisi, yang turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Muktamar IPM.
Keberangkatan para delegasi ini mendapat apresiasi dari H. Bambang, selaku Pleno PDM Kota Metro yang membidangi Organisasi Otonom (Ortom), mewakili Ketua PDM Kota Metro, H.Kustono, bahwa Muktamar IPM merupakan ruang kaderisasi strategis bagi pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.
“Muktamar IPM adalah forum penting untuk pembelajaran kepemimpinan dan penguatan ideologi organisasi. Kami berharap para peserta dari Kota Metro dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, memperluas wawasan, serta membawa pulang gagasan-gagasan progresif bagi penguatan IPM dan AUM pendidikan di Kota Metro,” ujarnya.
Bambang juga berpesan kepada seluruh kader IPM Kota Metro agar senantiasa menjaga nama baik Muhammadiyah Metro dan menunjukkan sikap pelajar Muhammadiyah yang berakhlak mulia selama mengikuti kegiatan Muktamar.
Di tempat terpisah, Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya santri Pontrenmu sebagai peserta Muktamar IPM ke-XXIV, Di Makassar.
“Tentunya Kami sangat bangga, dan berharap para santri dapat menjaga adab, membawa nilai-nilai pesantren, serta tampil percaya diri dan berkontribusi positif di forum nasional,” tuturnya.
Ia Menambahkan bahwa, hal tersebut menjadi bukti bahwa, santri tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam organisasi pelajar Muhammadiyah. (Guswir)

