AGAM, SUMBAR-Misi kemanusiaan kembali digelar oleh Tim Relawan Muhammadiyah Lampung di wilayah terdampak bencana Sumatera Barat. Pada Sabtu (6/12), tim medis dan logistik berjibaku menembus medan berat untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga di Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.
Total sebanyak 148 penyintas berhasil mendapatkan layanan kesehatan dan pemeriksaan medis dalam aksi ini. Para penerima manfaat tersebar di beberapa titik terisolir, yakni Jorong Data Munti, Jorong Data Buayan, Jorong Data Sei Taleh, dan Jorong Data Kaciak.
Misi ini dipimpin langsung oleh dr. Tedi Subroto dari Disaster Management Center (DMC) RSU Muhammadiyah Metro (RSUMM). Tim tidak bergerak sendiri, melainkan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Palembayan untuk memastikan jangkauan layanan yang lebih luas.
Perjalanan menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri. Akibat dampak bencana, akses jalan utama menuju lokasi-lokasi tersebut terputus bagi kendaraan roda empat.

“Tim harus menempuh perjalanan sekitar dua jam melintasi medan perbukitan yang terjal. Jalur yang dilalui merupakan jalur yang baru bisa dibuka dan hanya dapat diakses menggunakan kendaraan bermotor roda dua,” ungkap laporan lapangan tim relawan.
Kendati harus bertaruh nyawa melintasi jalur ekstrem, semangat tim tak surut demi memastikan kesehatan warga di wilayah blank spot atau area yang sulit dijangkau tersebut tetap terpantau.
Dalam respons kali ini, Muhammadiyah Lampung menerjunkan lima personel inti yang terdiri dari tim medis dan pendukung logistik, yaitu: Dokter: dr. Tedi Subroto, Perawat: Anggi Setiawan, Amd.Kep dan Hengki Purwanto, Amd.Kep dan Tim Logistik & Pendukung: Taqoof dan Arif
Kehadiran tim kesehatan yang dukung oleh Lazismu ini menjadi angin segar bagi warga Nagari Ampek Koto Palembayan yang aksesnya terbatas pasca-bencana.
Sementara itu memasuki hari ke 6 penggalangan laporan konsolidasi penghimpunan lazismu Se-Lampung sudah tembus lebih dari Rp500.000.000, (empat ratus juta rupiah. Dukungan ini tidak hanya berasal dari internal Muhammadiyah, akan tetapi banyak lembaga-lembaga di luar Muhammadiyah yang mempercayakan kepada Lazismu. Seluruh kantor perwakilan dan layanan lazismu masih menerima donasi bencana sumatera.(anggi/red)

