METRO, LAMPUNG — Rangkaian perhelatan nasional Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang berlangsung selama tiga hari di Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) resmi ditutup. Penutupan secara simbolis ditandai dengan pengetukan palu oleh Wakil Rektor IV UM Metro, Prof. Dr. M. Ichsan Dacholfani, di tengah suasana kebersamaan serta komitmen untuk mengakselerasi hasil keputusan musyawarah.
Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Aman Suyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwarwil HW Lampung serta seluruh civitas akademika UM Metro yang telah menyukseskan acara dari awal hingga akhir.
Aman Suyadi menegaskan bahwa Kwartir Pusat akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun garis waktu (timeline) serta skenario implementasi amanah Tanwir I.
“Seluruh masukan, pemikiran, dan dinamika diskusi selama tiga hari dinilai sebagai wujud kepedulian demi kemajuan organisasi yang harus segera ditindaklanjuti secara akseleratif,” terangnya.

Ia juga menyampaikan rasa haru atas kebersamaan para peserta dari seluruh Indonesia dan mendoakan keselamatan seluruh rombongan hingga kembali ke daerah masing-masing.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Lampung, M. Khoironi, melaporkan bahwa agenda nasional ini diikuti oleh 154 peserta dari Kwartir Wilayah se-Indonesia. “Secara umum, seluruh rangkaian persidangan dan kegiatan berjalan lancar,” ungkap Khoironi.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan hingga akhir, panitia bekerja sama dengan pihak UM Metro menyediakan fasilitas penginapan gratis di Guest House UM Metro (Jalan Raden Intan, Metro Pusat) bagi peserta yang jadwal kepulangannya tertunda hingga esok hari.
“Fasilitas ini kami berikan agar para peserta dapat beristirahat dengan nyaman, beribadah di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, serta menikmati wisata kuliner lokal,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khoironi juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada Kwartir Pusat dan seluruh peserta Tanwir I atas segala keterbatasan pelayanan selama berada di Kota Metro.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama berada di Lampung ada pelayanan penjemputan yang kurang, hidangan yang kurang pas. Bagi kami, kepercayaan menjadi tuan rumah ini adalah kesempatan berharga untuk belajar melayani tamu Hizbul Wathan se-Indonesia,” ungkapnya.
Mewakili Rektor UM Metro sambutan dan sekaligus menutup agenda Tanwir, Wakil Rektor IV UM Metro, Prof. Dr. M. Ichsan Dacholfani, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Metro sebagai tuan rumah perhelatan nasional ini.
Prof. Ichsan juga memberikan penghargaan khusus kepada panitia internal di bawah koordinasi Ustadz Abdul serta seluruh staf pendukung kampus yang telah bekerja keras siang dan malam demi menyukseskan seluruh rangkaian acara. (tim mpi)

