Minggu, September 6, 2026
BerandaAUMProf Mukhtar Hadi: Jangan Takut Menjadi Sekolah Swasta, Muhammadiyah Harus Terus Berinovasi

Prof Mukhtar Hadi: Jangan Takut Menjadi Sekolah Swasta, Muhammadiyah Harus Terus Berinovasi

PESISIR BARAT — Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Prof. Mukhtar Hadi, mengajak seluruh pengelola amal usaha pendidikan Muhammadiyah untuk tidak minder menjadi bagian dari sekolah dan madrasah swasta. Pesan tersebut disampaikan Mukhtar Hadi saat memberikan sambutan dan membuka acara kegiatan Muhammadiyah Leader School Recharging Camp. Jumat, 4 September 2026.

Ia hadir mewakili Ketua PDM Kota Metro yang berhalangan hadir karena mendampingi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Barat dalam kegiatan penyerahan santri panti di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang menerima beasiswa kedokteran.

“Tidak usah takut menjadi swasta, karena swasta saat ini menjadi tren dan mampu mengalahkan sekolah-sekolah negeri milik pemerintah. Bahkan, sebagian sekolah negeri saat ini melakukan merger,” ujar Mukhtar.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah untuk terus berkembang. Ia meyakini ke depan sekolah swasta, khususnya Muhammadiyah, dapat menjadi pilihan yang semakin diminati karena memiliki tata kelola yang efisien dan fleksibel.

“Berbanggalah kita yang di swasta. Meskipun anggarannya kecil, kita harus mampu mengelolanya secara efisien,” ungkapnya.

Mukhtar juga menekankan pentingnya inovasi dan pola pikir maju dalam mengelola sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, sekolah swasta memiliki keleluasaan untuk melakukan inovasi sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

“Swasta itu inovatif. Kalau kita tidak inovatif, kita akan tertinggal. Kita harus berpikir maju,” tegasnya.

Selain inovasi, ia menyebut independensi sebagai salah satu kekuatan sekolah Muhammadiyah. Otonomi yang dimiliki sekolah swasta, menurutnya, harus dipandang sebagai nilai penting, bukan sebagai kelemahan.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhtar berharap kegiatan Recharging Camp  dapat menjadi momentum untuk menghilangkan rasa lelah sekaligus menghadirkan energi dan gagasan baru bagi para pengelola pendidikan Muhammadiyah.

“Semoga ini menjadi obat lelah kita, agar kita segar kembali, memberikan inspirasi baru, produktivitas baru, dan gagasan baru untuk mengelola sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kota Metro,” ungkapnya.

Ia menambahkan, PDM Kota Metro saat ini juga menjadi salah satu tujuan study tiru Muhammadiyah dari berbagai daerah untuk mempelajari pengelolaan amal usaha di bidang pendidikan. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus menjadi motivasi sekaligus lecutan bagi Muhammadiyah Metro untuk terus melakukan pembenahan.

“Ini juga menjadi lecutan bagi kita untuk terus berbenah dan menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Dijadwalkan Muhammadiyah Leader School Recharging Camp digelar semalama 3 hari, 4-6 September 2026, di Krui Pesisir Barat. Di selenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah yang diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari 21 sekolah/Madrasah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Metro. (red)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini