Selasa, Agustus 18, 2026
BerandaBeritaProf. Dadang Kahmad: Media Muhammadiyah Sangat Penting bagi Dakwah Persyarikatan

Prof. Dadang Kahmad: Media Muhammadiyah Sangat Penting bagi Dakwah Persyarikatan

JAKARTA — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si., menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat strategis dan tidak terpisahkan dari gerakan dakwah persyarikatan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-3 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Rabu (12/8/2026).

Di hadapan puluhan pengelola media digital dan jurnalis afiliasi Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia, Prof. Dadang menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses informasi. Situasi ini menuntut Muhammadiyah untuk terus adaptif dan tidak sekadar menjadi penonton.

“Di tengah era perubahan teknologi yang begitu cepat, media merupakan bagian penting dari gerakan Muhammadiyah. Muhammadiyah tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi, tetapi harus menjadi produsen informasi yang berkualitas, terpercaya, mencerahkan, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” tegas Prof. Dadang.

Bukan Sekadar Berburu Viralitas

Prof. Dadang mengingatkan para pengelola media afiliasi agar tidak terjebak dalam arus jurnalisme sensasional yang hanya mengejar jumlah penonton (views) atau pengikut (followers). Menurutnya, media Muhammadiyah hadir bukan sekadar memberitakan kegiatan rutin organisasi, melainkan menjadi ruang bagi pemikiran baru, ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, serta pembelaan terhadap kepentingan umat.

Di tengah fenomena banjir informasi (infobesity) dan maraknya disinformasi, media Muhammadiyah dituntut untuk menjadi benteng penjaga kualitas informasi dengan memegang teguh prinsip tabayyun (verifikasi dan klarifikasi).

“Kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi, popularitas tidak boleh mengalahkan kebenaran, dan mengejar perhatian publik tidak boleh mengalahkan akhlak serta etika jurnalisme,” lanjutnya.

Tiga Target Utama Media Afiliasi

Guna memperluas jangkauan dakwah Islam Berkemajuan, Prof. Dadang mendorong seluruh elemen perserikatan—mulai dari Pimpinan Wilayah, Daerah, Perguruan Tinggi, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga komunitas kader—untuk mengusung semangat kolaborasi: “banyak kanal, satu nilai dasar”.

Ia berharap melalui Jambore Media Afiliasi ini, ada tiga capaian konkret yang dapat dihasilkan oleh para pengelola media di lingkungan perserikatan:

1. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknis dan literasi digital.

2. Peningkatan kualitas konten yang disajikan agar semakin bernilai dan berdampak positif.

3. Peningkatan kolaborasi dan jaringan antar media afiliasi di seluruh Indonesia.

“Tujuan akhir media Muhammadiyah bukanlah sekadar viralitas, melainkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Semoga media Muhammadiyah terus berkembang sebagai sarana yang mencerahkan, mencerdaskan, dan memajukan kehidupan bangsa,” pungkas Prof. Dadang menutup sambutannya sebelum secara resmi membuka kegiatan tersebut.

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini