Selasa, Agustus 18, 2026
BerandaBeritaPembukaan Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-3 di UMJ: Wujudkan Jurnalisme Beretika dan...

Pembukaan Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-3 di UMJ: Wujudkan Jurnalisme Beretika dan Bermartabat

JAKARTA — Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-3 resmi dibuka di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada Rabu (12/8/2026). Acara yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (13/8/2026) ini dihadiri oleh puluhan pengelola media digital dan jurnalis afiliasi Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Sulawesi.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang membidangi Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si., secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam pengarahannya, Prof. Dadang menekankan pentingnya peran media sebagai pilar penting gerakan syiar Muhammadiyah di tengah pesatnya era transformasi digital.

“Di era banjir informasi saat ini, Muhammadiyah tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi. Kita harus menjadi produsen informasi yang akurat, terpercaya, mencerahkan, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” tegas Prof. Dadang saat membuka acara di Aula Cendekia UMJ, Jakarta.

Ia mengingatkan para pengelola media Muhammadiyah agar tidak hanya berburu viralitas atau sekadar mengejar jumlah pengikut (*followers*), melainkan harus mengedepankan etika jurnalisme dan kebenaran data. Prinsip *tabayyun* (verifikasi dan klarifikasi) yang tertuang dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 harus menjadi fondasi utama pemberitaan.

“Kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi, popularitas tidak boleh mengalahkan kebenaran, dan mengejar perhatian publik tidak boleh mengalahkan etika,” lanjutnya.

Momentum Bersejarah: Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, Dr. Roni Tabroni, menjelaskan bahwa pelaksanaan Jambore ke-3 ini memiliki arti strategis karena bertepatan dengan peringatan Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah yang jatuh pada tanggal 13 Agustus.

Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati peninggalan bersejarah terbitnya edisi perdana majalah *Suara Muhammadiyah* pada 13 Agustus 1915.

“Tahun ini menjadi momentum yang sangat istimewa. Selain menggelar Jambore, puncak acara besok akan diisi dengan penyerahan Kartu Wartawan Utama Khusus dari Ketua Dewan Pers kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, yang dilanjutkan dengan Orasi Kebangsaan,” ujar Roni.

Penghargaan tersebut diberikan Dewan Pers atas rekam jejak dan kontribusi panjang Prof. Haedar Nashir di dunia jurnalistik dan pemikiran pers sejak masa mudanya hingga saat ini.

Penguatan Kapasitas dan Integrasi Media

Sebagai tuan rumah, pihak Rektorat UMJ menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan MPI PP Muhammadiyah. Pimpinan UMJ berharap gelaran ini menjadi wadah untuk menguatkan kompetensi teknis, literasi digital, serta etika jurnalistik bagi para pengelola media perserikatan.

Rangkaian acara Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-3 ini diisi dengan berbagai sesi pelatihan peningkatan kapasitas, berbagi pengalaman (sharing session) antar-pengelola media daerah, serta pembekalan materi dari jajaran Dewan Pers, Komite Tashih dan Pelindungan Perusahaan Pers (KTP2JB), akademisi, hingga perwakilan kementerian.

Melalui kegiatan ini, media afiliasi Muhammadiyah diharapkan mampu bertransformasi menjadi kekuatan komunikasi yang lincah (agile) dalam menyebarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan di Indonesia maupun tingkat global. (ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini