METRO – SMK Muhammadiyah 1 (SMK Mutu) Metro resmi membuka Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di halaman setempat, Selasa,7/7/2026. Kegiatan akan digelar selama lima hari, 6–10 Juli 2026 dengan mengusung tema “Inklusif dalam Sikap, Beradab dalam Tindakan, Berdampak dalam Kehidupan.”
Pembukaan dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Timur, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Metro Timur, Ketua PCA Metro Timur, jajaran Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Metro, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PCIPM) Metro Pusat, dewan guru, dan peserta didik baru.
Ketua Panitia FORTASI 2026, Farel Fatoni, dalam laporannya menyampaikan bahwa FORTASI merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru yang bertujuan mengenalkan budaya sekolah, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, ke-IPM-an, tata tertib sekolah, serta membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Peserta juga akan akan mendapatkan materi literasi digital, etika bermedia sosial, generasi muda berjiwa wirausaha, pemanfaatan kecerdasan buatan, student generation, hingga parenting,” jelasnya.
Farel berharap seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, aktif, dan bertanggung jawab. “Kami berharap peserta memperoleh pengalaman serta bekal yang bermanfaat selama menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Metro.” Pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Mutu 1 Metro Dwi Santoso, M.Pd., menjelaskan bahwa SMK Muhammadiyah 1 Metro mengusung konsep “SMK Mutu Briliant”, yaitu membentuk lulusan yang memiliki karakter Islami, kompetensi unggul, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
“Kami ingin peserta didik memiliki karakter yang kuat, berakhlak Islami, kompeten sesuai kebutuhan industri, mampu berwirausaha, bahkan memiliki wawasan global sehingga siap bekerja hingga ke luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai pembiasaan di sekolah telah didukung sistem digital, mulai dari absensi kehadiran hingga absensi salat sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab.
Ketua PCM Metro Timur Prof. Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M.Ed. mengajak seluruh peserta didik baru menjadikan SMK Muhammadiyah 1 Metro sebagai keluarga besar yang harus dijaga nama baiknya.
“Luruskan niat datang ke sekolah untuk mencari ilmu sebagai bekal masa depan. Saling menolong, saling membantu, dan saling menguatkan demi kemajuan SMK Muhammadiyah 1 Metro,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro H. Kustono, S.Ag., mengingatkan bahwa masa sekolah merupakan masa yang sangat berharga untuk membangun karakter dan keterampilan.
Ia mengapresiasi kepercayaan sekolah kepada IPM dalam mengelola kegiatan FORTASI sebagai proses kaderisasi kepemimpinan.”Pengalaman berorganisasi akan membentuk tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, dan kepemimpinan peserta didik.” Terangnya.
Kustono juga mendorong seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar di SMK Muhammadiyah 1 Metro untuk menguasai kompetensi sesuai bidang keahlian, memperluas jejaring, serta menyiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
“Tanamkan etos kerja, disiplin, komitmen, dan semangat melayani. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” Pungkasnya.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, yang ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya rangkaian FORTASI 2026.
Pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Sigeh Pengunten, tari adat khas Lampung yang dibawakan oleh siswi SMK Mutu Metro sebagai bentuk penghormatan kepada tamu. Suasana semakin semarak dengan atraksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang menampilkan ketangkasan dan seni bela diri khas Muhammadiyah. (red)

