METRO-Sebanyak 363 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MuAD) Kota Metro resmi diluluskan dan dilepas dalam acara Tasyakuran dan Silaturahmi Akbar Angkatan ke-9. Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan meriah ini digelar di Auditorium Universitas Islam Juraisiwo Metro pada Sabtu (23/5/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro beserta jajaran pleno, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr. Agus, Tim 12 Pendiri SMP MuAD, para kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kota Metro, serta seluruh orang tua atau wali murid kelas 9.
Dalam sambutannya, Kepala SMP MuAD Metro, Ustaz Ali Musyafa, S.Ag., M.M., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan besar yang dititipkan para wali murid selama tiga tahun terakhir. Dengan mengucap syukur, ia secara resmi menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan ke-363 siswa tersebut kepada orang tua masing-masing.
“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan, pendidikan, dan pembelajaran terbaik. Kami berpesan kepada anak-anak agar nilai-nilai kebaikan dan ibadah shalat yang telah ditanamkan di sekolah ini jangan pernah ditinggalkan, menjadi apa pun kalian di masa depan,” ujar Ali Musyafa sembari mengingatkan visi sekolah untuk mewujudkan insan yang berakhlak mulia, unggul, dan berprestasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr. Agus, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian SMP MuAD. Beliau menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan keterbukaan informasi agar moral remaja tetap terjaga.
Secara personal, Dr. Agus juga membagikan testimoninya sebagai wali murid alumni Angkatan ke-5 SMP MuAD yang kini sukses menembus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI). Ia pun menyarankan agar sekolah memperkuat sistem penelusuran (tracking) alumni. “Jika sebaran alumni dari angkatan pertama terdata dengan baik, ini akan menjadi kekuatan baru bagi SMP MuAD dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, S.Ag., memberikan nasehat religius yang menyentuh berbasis Surah An-Nisa ayat 9. Ia mengingatkan orang tua agar tidak meninggalkan generasi yang lemah di kemudian hari, melainkan menuntun anak dengan ucapan dan bimbingan yang benar (qaulan sadida).
Kustono juga mengaku bangga atas perjuangan panjang para ustadz dan ustadzah dalam membangun SMP MuAD hingga bertaraf internasional. Beliau mendorong para lulusan untuk melanjutkan estafet pendidikannya ke tingkat SMA Muhammadiyah. “Saya bangga anak-anak masuk sekolah negeri, tapi saya jauh lebih bangga jika lulusan SMP MuAD melanjutkan ke SMA Muhammadiyah demi menjaga keberlanjutan karakter keagamaannya,” tegasnya.
Suasana tasyakuran semakin semarak saat para siswa dipanggil satu per satu ke atas panggung untuk menerima tanda pelepasan dan medali atas berbagai torehan prestasi. Di bidang akademik, tercatat rentetan prestasi meliputi olimpiade Matematika, Sains, IPS, hingga Cerdas Cermat. Di bidang non-akademik, siswa-siswi SMP MuAD sukses mengukir prestasi di ajang O2SN, FLS3N, kepanduan, serta organisasi sekolah.
Sektor keagamaan juga menjadi primadona dengan capaian prestasi tahfidz Quran mulai dari 5, 10, 15, hingga 20 juz. Istimewanya, terdapat 4 siswa yang telah berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an secara sempurna.
Acara pelepasan angkatan ke-9 ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan memukau dari para siswa. Di antaranya penampilan Tapak Suci, tari ansambel yang merupakan peraih Juara 1 FLS3N tingkat Kota Metro, pertunjukan solo song yang diiringi oleh alunan musik tradisional angklung, serta berbagai kreasi seni kreatif lainnya yang berhasil memukau seluruh hadirin yang datang. (ims)

