METRO-Ajang penghargaan bergengsi Siger Award 3 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FKSM) Pokja SD/MI Muhammadiyah dan Aisyiyah Provinsi Lampung berlangsung meriah. Selain pemberian penghargaan, acara ini juga menjadi saksi peluncuran buku antologi berjudul “Jejak Inspirasi”, Sabtu (11/4/2026).
Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi pendidikan Muhammadiyah, di antaranya Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Lampung, Dikdasmen PWA Lampung, Ketua PDM dan PDA Kota Metro, serta ratusan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru dari seluruh penjuru Lampung.
Buku “Jejak Inspirasi” merupakan karya kolaboratif yang ditulis oleh 33 kepala sekolah dan guru se-Lampung. Buku ini merangkum catatan perjalanan serta pembelajaran yang didapat saat melakukan kunjungan ke berbagai sekolah Muhammadiyah unggul di luar Provinsi Lampung.
Peluncuran buku dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Dikdasmen dan PNF PWM serta PWA Lampung, PDM Kota Metro, dan Ketua FKSM Pokja SD/MI Lampung.
Dalam sambutannya, Sigit Atmojo, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Lampung, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terbitnya karya ini. Ia menilai buku tersebut adalah bukti nyata bahwa proses belajar tidak berhenti pada kunjungan fisik semata.
“Kehadiran buku ini menjadi bukti bahwa setiap langkah, pengalaman, dan proses belajar yang dilakukan diolah menjadi catatan inspiratif. Ini dapat menjadi referensi bersama dalam membangun dan mengembangkan sekolah Muhammadiyah unggul di Lampung,” ujar Sigit.

Selain peluncuran buku, agenda utama Siger Award 3 tetap menjadi sorotan dengan pemberian penghargaan kepada sekolah dan tenaga pendidik yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang tahun. Sebanyak 29 SD/MI Muhammadiyah dan Aisyiyah terpilih sebagai penerima penghargaan atas berbagai capaian keunggulan serta inovasi yang mereka kembangkan di institusi masing-masing.
Tak hanya sekolah secara institusi, penghargaan juga diberikan kepada para guru/tenaga pendidik. Di jajaran pimpinan sekolah, terdapat 51 Wakil Kepala Sekolah yang dianugerahi penghargaan dalam tiga kategori utama: 17 sosok dinilai sangat dedikatif, 7 orang dinilai mampu membawa perubahan transformatif, dan 27 lainnya terpilih atas langkah-langkah inovatif mereka.
Apresiasi juga mengalir kepada 50 guru yang menjadi ujung tombak pembelajaran. Mereka terbagi ke dalam kategori guru yang adaptif sebanyak 7 orang, guru yang dedikatif sebanyak 20 orang, serta 23 guru yang dinilai paling inovatif dalam menghadirkan metode pengajaran di kelas. (ims)

