Senin, Juni 29, 2026
BerandaAUMSantriwati SMP Mu At-Tanwir Ujian Terbuka 10 Juz

Santriwati SMP Mu At-Tanwir Ujian Terbuka 10 Juz

METRO – Ujian Terbuka 10 Juz Sekali Majelis (Juz 1–5 dan 26–30), bagi siswi Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMu) At-Tanwir Metro, sebagai upaya menguatkan komitmen dalam mencetak generasi Qur’ani terus diteguhkan oleh PontrenMu At-Tanwir, yang berlangsung di Masjid Jami’ At-Tanwir Metro, pada Kamis, 26/2/2026.

Hal ini disampaikan Almaratul Latifah, Al-Hafizhah, selaku kepala UPT Tahfidz Putri, ia menjelaskan bahwa, santriwati yang mengikuti ujian tersebut adalah Faizatussalma, siswi kelas VIII SMP Muhammadiyah At-Tanwir Metro.

“Ujian terbuka merupakan bagian dari tradisi akademik pesantren dalam menjaga mutu hafalan Al-Qur’an” katanya.

Ia menambahkan bahwa, Ujian terbuka ini menjadi bagian dari sistem pembinaan tahfidz yang terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus sarana evaluasi capaian hafalan secara komprehensif di hadapan majelis penguji dan jamaah.

Sementara itu, Nur Faiz Afwan selaku Wakil Direktur Bidang pendidikan, mewakili Dr.Sujino, selaku Direktur PontrenMu At Tanwir Metro, mengatakan bahwa

“Ujian ini bukan hanya menguji kelancaran hafalan, tetapi juga kekuatan murajaah, ketepatan tajwid, tartil, serta adab terhadap Al-Qur’an. Kami ingin para santri memiliki ketangguhan mental dan kedisiplinan dalam menjaga hafalannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan tahfidz di PontrenMu At-Tanwir tidak hanya berorientasi pada target jumlah juz, tetapi juga pada pembentukan karakter Qur’ani, bahwa program tahfidz merupakan salah satu pilar utama pendidikan di lingkungan pesantren.

“Kami berkomitmen melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan kokoh dalam nilai-nilai Al-Qur’an. Ujian 10 juz sekali majelis ini menjadi bukti keseriusan pembinaan. Semoga ananda Faizatussalma diberikan kelancaran dan keberkahan serta menjadi inspirasi bagi santri lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, pelaksanaan ujian terbuka ini juga menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut terbuka bagi wali santri dan jamaah yang ingin menyaksikan secara langsung proses ujian, sebagai bentuk transparansi sekaligus motivasi kolektif dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini