Metro – Kabar menggembirakan datang dari Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Daerah Kota Metro. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut, LazisMu Kota Metro berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil pemeriksaan laporan keuangan kinerja Tahun 2024.
Pelaksana Audit terhadap laporan keuangan LazisMu Kota Metro oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Jojo Sunarjo & Rekan dari Jakarta pada pertengahan tahun 2025 lalu.
Penghargaan tersebut diberikan oleh LazisMu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada 12 Desember 2025 di Jakarta. Piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh Ketua Badan Pengurus LazisMu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais, M.IR., dan Sekretaris Badan Pengurus, Gunawan Hidayat, S.T., M.T.
Ketua LazisMu Kota Metro, H. Bekti Satriadi, saat dikonfirmasi Jurnalis MPI PDM Kota Metro, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran pengurus dan amil, serta dukungan penuh para muzaki dan mitra.
“Alhamdulillah, opini WTP yang ke-6 ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga amanah umat. Transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama dalam pengelolaan dana ZIS. Kepercayaan publik harus dijaga dengan tata kelola yang profesional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh donasi yang diterima dicatat secara tertib dan diberikan bukti penerimaan resmi kepada para muzaki. Begitu pula dengan seluruh pengeluaran, baik dalam bentuk bantuan program maupun biaya operasional, terdokumentasi dan teradministrasi dengan baik.
“Semua donasi yang kami terima kami catat dan kami berikan bukti penerimaan secara tertib. Seluruh pengeluaran bantuan dan operasional juga teradministrasi dengan baik, sehingga laporan keuangan dapat diaudit dan memperoleh predikat WTP,” tambahnya.
Menurutnya, raihan WTP tersebut tidak lepas dari kepercayaan masyarakat serta soliditas kerja kolektif-kolegial pengurus LazisMu. Pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dinilai transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
Sementara itu, H.Bambang, selaku Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, mewakili H. Kustono Ketua PDM Kota Metro, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan.
Ia mengatakan bahwa, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan integritas dan kematangan tata kelola kelembagaan.
“Ini adalah kebanggaan bagi Muhammadiyah Kota Metro. Opini WTP menunjukkan bahwa LazisMu dikelola secara profesional, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah. Kami berharap capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui LazisMu,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa PDM Kota Metro akan terus mendukung penguatan tata kelola serta pengembangan program pemberdayaan umat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
H.Bambang, menyampaikan, dengan diraihnya opini WTP bagi LazisMu Daerah Kota Metro, yang keenam secara berturut-turut ini, LazisMu Kota Metro kedepan, semakin mengukuhkan diri sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, terpercaya, dan berkemajuan.
“Semoga LazisMu terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola, memperluas program pemberdayaan, serta memperkuat kepercayaan publik,” pungkasnya.
(Guswir)

