Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktik. Melalui Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), UM Metro, melaksanakan kunjungan akademik ke Koperasi Serba Usaha Dosen dan Karyawan Universitas Gadjah Mada (Kosudgama UGM).
Kunjungan UM Metro disambut oleh jajaran pimpinan Kosudgama UGM, antara lain Dr. Noorhadi Rahardjo, M.Si., PM., Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., serta Drs. Agus Setiawan, M.Soc.Sc., Ph.D., bersama pengurus koperasi lainnya, di Gedung Plaza Kosudgama UGM, Yogyakarta pada hari Selasa, 3/2/2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi UM Metro dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi kewirausahaan, pemahaman kelembagaan ekonomi, serta kemampuan aplikatif sesuai kebutuhan dunia kerja dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa Pendidikan Ekonomi UM Metro, memperoleh pemaparan komprehensif mengenai tata kelola koperasi modern, mulai dari sejarah pendirian, visi dan misi, struktur organisasi, hingga prinsip-prinsip koperasi yang diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan usaha.
Pengurus Kosudgama UGM juga menjelaskan sistem manajemen, mekanisme keanggotaan, pengelolaan keuangan, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Berbagai unit usaha strategis yang dikelola Kosudgama UGM turut dipaparkan sebagai contoh konkret pengembangan koperasi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi.
Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro, Tiara Anggia Dewi, M.Pd., menegaskan bahwa kunjungan akademik ini dirancang untuk memastikan mahasiswa UM Metro tidak hanya unggul secara konseptual, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata.
“Kami ingin mahasiswa UM Metro memahami koperasi secara utuh, tidak berhenti pada teori. Mereka belajar langsung bagaimana tata kelola koperasi dijalankan secara profesional dan berorientasi keberlanjutan. Ini sejalan dengan komitmen UM Metro dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan lapangan merupakan bagian dari pendekatan experiential learning yang terus dikembangkan UM Metro guna mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik kelembagaan dan kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, UM Metro menegaskan perannya dalam menanamkan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan kewirausahaan berbasis koperasi kepada mahasiswa sebagai bekal kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
Ditempat terpisah, Wakil Rektor II UM Metro, Dr Nedi Hendri, mewakili Rektor UM Metro, Dr Nyoto Suseno, bahwa kunjungan akademik tersebut sejalan dengan arah kebijakan pengembangan institusi, khususnya dalam penguatan kompetensi lulusan dan pembelajaran berbasis praktik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UM Metro dalam memastikan proses pembelajaran berjalan relevan dengan kebutuhan nyata. Mahasiswa perlu dibekali pengalaman lapangan agar memiliki pemahaman aplikatif tentang pengelolaan kelembagaan ekonomi, termasuk koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” tegas WR II kepada Jurnalis MPI PDM Kota Metro di UM Metro.
Ia menambahkan bahwa UM Metro secara konsisten mendorong program-program akademik yang terintegrasi dengan praktik, guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi di masyarakat dan dunia usaha.
Warek II UM Metro menegaskan bahwa, melalui kunjungan akademik ini, UM Metro terus berkomitmen dalam menanamkan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan kewirausahaan kepada mahasiswa sebagai bekal kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. ( Guswir)

