Senin, Juni 29, 2026
BerandaAUMRajut Ukhuwah dan Sejarah, PDM Lampung Tengah Silaturahmi ke PDM Metro

Rajut Ukhuwah dan Sejarah, PDM Lampung Tengah Silaturahmi ke PDM Metro

Metro – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Tengah melakukan silaturahmi ke PDM Kota Metro sebagai ikhtiar mempererat ukhuwah sekaligus merawat ikatan historis antar pimpinan Persyarikatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Dakwah PDM Kota Metro, Rabu (28/1/2026).

Rombongan PDM Lampung Tengah dipimpin Ketua PDM Ir.Sumaidi, didampingi Safrudin (Pleno PDM yang membidangi Wakaf), Achmad Yatim (Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf), serta Amir Sofyan (Anggota Majelis Wakaf). Rombongan disambut langsung oleh Ketua PDM Kota Metro H. Kustono, Bendahara H. Bambang, serta jajaran pleno PDM Kota Metro, didampingi Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Guritno bersama staf Eko Nugroho.

Ketua PDM Lampung Tengah Ir. Sumaidi, menegaskan kepada Jurnalis Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Metro, bahwa silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan organisatoris, melainkan momentum penting untuk mengenang dan merawat sejarah perjuangan Muhammadiyah di wilayah Lampung Tengah dan Kota Metro.

“Secara historis, kita berasal dari satu rahim Persyarikatan yang sama, yakni PDM Lampung Tengah. Karena itu, silaturahmi ini menjadi penguat ukhuwah dan peneguh komitmen untuk terus berjalan seiring, meskipun secara struktur kini telah terpisah,” ujarnya kepada Jurnalis MPI PDM Kota Metro.

Ia menambahkan bahwa, kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk saling belajar dan berbagi pengalaman, khususnya dalam pengelolaan aset tanah Muhammadiyah, agar memiliki kepastian hukum, serta dapat dimanfaatkan secara optimal, bagi kepentingan dakwah, dan amal usaha Muhammadiyah.

Secara historis, PDM Lampung Tengah dan PDM Kota Metro memang pernah berada dalam satu kepemimpinan Persyarikatan dengan nama PDM Lampung Tengah, dan kemudian mengalami pemekaran organisasi, seiring perkembangan daerah dan dinamika dakwah Muhammadiyah.

Selain mempererat ukhuwah, pertemuan ini dimanfaatkan sebagai forum sharing dan tukar pengalaman terkait pengelolaan serta pengurusan tanah Muhammadiyah, baik tanah hasil pembelian maupun tanah wakaf. Diskusi berlangsung hangat dengan membahas pengalaman lapangan, tantangan dan proses administrasi, hingga langkah-langkah strategis dalam menjaga dan mengamankan aset Persyarikatan Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro H.Kustono menegaskan bahwa, ikatan sejarah antara kedua PDM harus menjadi energi positif, dalam membangun sinergi dakwah antar daerah.

Menurutnya, pemekaran organisasi merupakan bagian dari strategi Persyarikatan, untuk memperluas jangkauan pelayanan, dan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

“PDM Metro dan PDM Lampung Tengah punya sejarah tempo dulu. Pemekaran bukan untuk memisahkan, melainkan untuk memperkuat peran dakwah Muhammadiyah, agar lebih efektif dan menyentuh umat secara lebih luas, karena itu, silaturahmi seperti ini sangat penting sebagai misi dakwah pencerahan” tegasnya.

Ia berharap, sharing pengalaman terkait pengurusan tanah milik persyarikatan Muhammadiyah, baik itu hasil pembelian maupun dari wakaf, bagian dari upaya pentingnya tertib administrasi, dan legalitas aset Persyarikatan Muhammadiyah, sehingga tanah Muhammadiyah, benar-benar aman, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi umat.

Ia menambahkan bahwa, melalui silaturahmi yang sarat nilai historis dan semangat saling belajar ini, kedua PDM berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta saling mendukung dalam mengembangkan gerakan dakwah Muhammadiyah.
(Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini