Rabu, Februari 11, 2026
BerandaBeritaJATAM Metro Mulai Verifikasi Lapangan Program Kandang Binaan

JATAM Metro Mulai Verifikasi Lapangan Program Kandang Binaan

METRO – Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kota Metro, yang merupakan ikhtiar dan gerakan pemberdayaan ekonomi di bawah naungan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah, mulai melaksanakan survei lokasi dan verifikasi lapangan program kandang binaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah dicanangkan, untuk mengakselerasi pemberdayaan ekonomi jamaah berbasis sektor pertanian dan peternakan, pada Selasa, 27/1/2026.

Perihal tersebut difokuskan pada prioritas pengembangan usaha di sektor perunggasan, Tim verifikasi turun langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan serta kelayakan lokasi calon mitra binaan.

Hal ini di ungkapkan oleh Ketua JATAM Kota Metro, Adi Mutakin, menjelaskan bahwa, pemilihan sektor unggas pada tahap awal didasarkan pada analisis ekonomi yang matang. Usaha perunggasan dinilai memiliki siklus produksi relatif cepat sehingga mampu memberikan dampak ekonomi langsung dan berkelanjutan bagi jamaah binaan.

“Ini bukan sekadar proyek fisik pembangunan kandang, tetapi sebuah gerakan pemberdayaan yang terukur. Kami ingin lahan-lahan tidur milik jamaah bertransformasi menjadi aset produktif yang menopang kemandirian ekonomi umat sekaligus kedaulatan pangan lokal,” ujar Adi Mutakin di sela kegiatan survei.

Ia Menambahkan bahwa, tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftarkan lahannya, ke JATAM, maka JATAM menerapkan sistem survei berbasis kloter atau gelombang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas verifikasi agar setiap lokasi memperoleh analisis kelayakan secara komprehensif, mulai dari aspek lingkungan, teknis kandang, hingga akses logistik.

“Bagi calon mitra yang belum mendapatkan giliran survei, tidak perlu khawatir. Seluruh data telah masuk dalam inventaris kami. Tim teknis telah menyusun jadwal survei lanjutan untuk kloter berikutnya yang akan segera dilaksanakan,” tambah Adi Mutakin.

Ia Menambahkan berharap bahwa, melalui langkah sistematis ini, JATAM Kota Metro perihal program Kandang Binaan dapat ini, menjadi pilot project pemberdayaan ekonomi jamaah berbasis pertanian modern yang profesional, transparan, dan berkemajuan, sejalan dengan misi dakwah sosial dan ekonomi Muhammadiyah.

Salah satu tim verifikasi drh. Purnama Edi Santoso, selak pembina JATAM Lampung yang juga konsultan peternakan, mengatakan bahwa, keberhasilan program Kandang Binaan sangat ditentukan oleh kelayakan teknis, manajemen pemeliharaan, serta penerapan standar kesehatan ternak yang ketat.

“Budidaya unggas modern menuntut perhatian serius pada aspek kesehatan lingkungan dan biosecurity. Mitra binaan tidak cukup hanya beternak, tetapi harus berorientasi bisnis yang profesional. Survei ini penting untuk memastikan lokasi kandang memenuhi standar kesehatan ternak, sirkulasi udara yang baik, serta jarak aman dari permukiman,” tegas drh. Pur.

Ia menambahkan bahwa, JATAM menargetkan lahirnya peternak binaan yang kredibel, berdaya saing, dan berkelanjutan, bukan sekadar usaha musiman, atau rumahan. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini