METRO-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro menyambut positif pelaksanaan Training of Trainers (TOT) serta sosialisasi Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) dan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah elektronik (e-KTAM) sebagai ikhtiar strategis dalam mempercepat transformasi tata kelola organisasi Muhammadiyah berbasis digital.
Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur PDM se-Lampung dan dilaksanakan di Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Jumat (16/1/2026).
Dari PDM Kota Metro, hadir dalam acara tersebut, ketua dan sekretaris PDM Kota Metro, H. Kustono, S.Ag, dan Zaenal Abidin, S.Ag., M.Pd.I., sekaligus Verifikator SatuMu. Lefran Sasabone, S.Kom, dan Irfanna Fauzi FF, S.Pd, dari Majelis Pustaka dan Informasi. Zenni Mahmud, S.Pd.I., M.Pd, dan Aris Sumanto, S.Sos, LPCR. Rifatur Rahman, SH, Agen SatuMu, Iqwan Setiawan, S.Pd., dan Operator PDM.
Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, menyampaikan bahwa keikutsertaan PDM Kota Metro dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mendukung agenda digitalisasi Muhammadiyah, khususnya melalui penguatan dan optimalisasi platform SatuMu.
“Pelaksanaan TOT ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Muhammadiyah di Kota Metro, agar mampu mengimplementasikan sistem digital organisasi secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari tingkat daerah hingga ranting,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program tersebut dirancang sebagai tahap awal penataan sistem organisasi berbasis digital agar lebih terintegrasi, tertib administrasi, serta mudah diakses hingga struktur paling bawah. Melalui DOM, seluruh struktur kepemimpinan Muhammadiyah diarahkan untuk terdokumentasi secara rapi dan terkoneksi dalam satu sistem organisasi nasional.
Sementara itu, dalam paparannya, wakil Ketua PWM Lampung, Zamhari Hadi, menegaskan bahwa pelaksanaan TOT SatuMu merupakan bagian penting dari upaya memperkuat fondasi transformasi digital Muhammadiyah di tingkat wilayah.
“TOT SatuMu ini tidak hanya dimaknai sebagai pelatihan teknis, tetapi sebagai bagian dari agenda besar Muhammadiyah dalam membangun tata kelola organisasi yang modern, transparan, dan terintegrasi. Seluruh PDM hingga ranting didorong untuk mengoptimalkan sistem digital sebagai instrumen penguatan gerakan,” tegasnya.
Menurut Zamhari, percepatan digitalisasi melalui SatuMu diharapkan dapat meningkatkan akurasi data keanggotaan, efektivitas layanan organisasi, serta memperkokoh konsolidasi gerakan Muhammadiyah di Lampung secara berkesinambungan.
Hal senada disampaikan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Mukhlas Arknlanudin, yang mengikuti kegiatan secara daring. Ia menilai TOT ini sebagai titik awal penerapan sistem digital organisasi Muhammadiyah di wilayah Lampung.
“Digitalisasi organisasi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja persyarikatan. Kami berharap hasil TOT ini dapat ditindaklanjuti secara sistematis hingga ke tingkat cabang dan ranting,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembukaan rekening organisasi di Bank Danamon Syariah sebagai mitra perbankan SatuMu, yang menjadi bagian dari ikhtiar integrasi transformasi digital Muhammadiyah hingga ke aspek tata kelola keuangan di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah. (Guswir)

