Minggu, Juni 7, 2026
BerandaAUMRSU Muhammadiyah Metro Selenggarakan Baitul Arqom, Mantapkan Komitmen Kader Kesehatan

RSU Muhammadiyah Metro Selenggarakan Baitul Arqom, Mantapkan Komitmen Kader Kesehatan

METRO-Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro penyelenggaraan Baitul Arqom. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 14–16 November 2025, ini diikuti oleh 39 pegawai. Bertempat di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro.

Sebagai pengelola pengkaderan di tangani langsung oleh Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Kota Metro, selaku Majelis yang membidangi pengkaderan. Setelah diserahkan peserta dari RSU Muhammadiyah Metro secara resmi, untuk mengikuti proses perkaderan.

Direktur RSU Muhammadiyah Metro, dr. Nil Rahmayeni, menegaskan bahwa Baitul Arqom merupakan wadah penting untuk memperdalam nilai-nilai dasar persyarikatan.

“Ini adalah momentum untuk membangun komitmen kuat dalam pengkaderan Muhammadiyah. Pegawai harus memahami nilai, wawasan, serta cara berpikir dalam ideologi kepemimpinan Muhammadiyah yang menjadi landasan tujuan perkaderan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri pegawai, baik dari sisi moral maupun profesional.

“Pegawai RSU Muhammadiyah Metro harus menjadi penggerak perubahan positif dalam pelayanan, menjadi kader yang siap berkomitmen pada misi kemanusiaan, serta mampu menghadirkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam budaya kerja sehari-hari,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKSDI) PDM Kota Metro, Budi Pranoto, yang hadir mewakili Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan.

“Bismillah. Pesan saya kepada seluruh peserta, taatilah aturan pelaksanaan Baitul Arqom sesuai kontrak belajar yang telah disepakati. Harapan kami, pemahaman peserta terhadap Al-Islam dan Kemuhammadiyahan semakin meningkat,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa semangat bekerja pegawai Muhammadiyah tidak boleh semata-mata berorientasi pada materi.

“Bekerjalah bukan semata-mata karena gaji, tetapi sebagai ibadah kepada Allah SWT,” pesannya.

Sementara itu, Ketua MPKSDI PDM Kota Metro, Agus Pujianto, menegaskan bahwa Baitul Arqom merupakan gerbang penting dalam membentuk pegawai yang tidak hanya bekerja, tetapi berkarya dengan kesadaran ideologis yang benar.

“Baitul Arqom ini bukan hanya kegiatan formal, tetapi proses pemurnian niat dan penguatan kembali identitas pegawai Muhammadiyah. Kami ingin peserta pulang dengan pemahaman utuh tentang jati diri kader, sehingga bekerja di RSU Muhammadiyah bukan sekadar profesi, tetapi amanah dakwah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan ideologi merupakan fondasi bagi mutu layanan yang berkelanjutan.

“Ketika nilai-nilai persyarikatan tertanam kuat, maka etos kerja, keikhlasan, dan profesionalisme akan tumbuh dengan sendirinya. Inilah yang kami bangun melalui Baitul Arqom,” ujarnya. (Guswir)

Sementara itu, Wadir SDI RSU Muhammadiyah Metro, Ust. Abdurrahim Hamdi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah prioritas untuk memperkuat SDI AUM Kesehatan yang berkelanjutan.

“Memiliki semangat dakwah dalam memberikan pelayanan terbaik dan ikhlas untuk ibadah dan ridho Allah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Baitul Arqom juga menjadi ruang untuk mempersiapkan kader pelopor, pelangsung, dan penyempurna persyarikatan yang mampu berperan dalam peningkatan mutu layanan rumah sakit.

Ia menambahkan bahwa ini bagian ikhtiar, RSU Muhammadiyah Metro berharap, seluruh peserta dapat meneguhkan peran strategisnya sebagai tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berjiwa kader, sehingga mampu menghadirkan layanan yang unggul serta bernilai ibadah. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini