BANJARMASIN – Muhammadiyah Lampung berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Cabang Ranting dan Masjid Award 2025 (CRM Award 2025) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Masjid (LPCR) PP Muhammadiyah di Banjarmasin, Pada 13-16 November 2025.
Tiga penghargaan tersebut yaitu: Juara 3 Masjid Unggulan: Masjid At-Taqwa Kalirejo, Lampung. Juara 1 Ranting Unggulan: Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bungur, Lampung Timur. Penghargaan PTMA Peduli CRM: Universitas Muhammadiyah Metro.
Atas pencapaian ini, Ketua LPCR PWM Lampung, Syamsudin, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas nama Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid PWM Lampung.
“Kami merasa sangat bangga kepada teman-teman yang telah mempersiapkan diri dalam kompetisi CRM, khususnya mereka yang berhasil menjadi finalis,” ujarnya.

Syamsudin menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat dua cabang, dua ranting, dan satu masjid dari Lampung yang berhasil menjadi finalis. Menurutnya, hal ini merupakan capaian besar karena untuk masuk ke daftar finalis CRM Award membutuhkan persiapan matang serta kerja keras.
“Para pengurus ranting, cabang, dan masjid yang masuk finalis memang sudah memiliki tradisi kuat dalam pengelolaan, pelayanan jamaah, serta pembinaan berkelanjutan. Mereka adalah sosok-sosok yang bekerja dalam diam, namun hasilnya sangat nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa untuk memenuhi kriteria penilaian, setiap peserta harus melengkapi persyaratan sesuai standar: ranting unggul dengan 9 kriteria, cabang unggul dengan 24 kriteria, dan masjid unggul dengan 15 kriteria. “Sesungguhnya semua finalis sudah unggul sejak awal. Bagi kami, semua finalis adalah juara,” katanya.
Beberapa finalis dari Lampung tahun ini antara lain Ranting Bungur Lampung Timur, Masjid At-Taqwa Kalirejo, Cabang Metro Barat, dan Cabang Kalirejo. “Bahwa hari ini sebagian dari mereka berhasil meraih juara nasional, itu adalah bonus dari proses panjang yang telah mereka jalani,” lanjutnya.
Syamsudin bersama seluruh tim LPCR PWM Lampung berharap agar upaya pembinaan semakin diperkuat ke depan. “Kami ingin menghadirkan ‘Ranting Bungur’ lainnya di setiap daerah, serta masjid-masjid makmur seperti Masjid At-Taqwa Kalirejo di setiap cabang Muhammadiyah di Lampung,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa ujung tombak dakwah Muhammadiyah adalah masjid, ranting, dan cabang. Karena itu, pembinaan berkelanjutan harus terus dilakukan agar menjadi kekuatan nyata gerakan persyarikatan.
“Kami akan melanjutkan pendampingan yang terkoneksi antara pimpinan wilayah, pimpinan daerah, dan LPCR daerah. Ini pekerjaan besar, tidak banyak diminati, dan berbeda dengan pengelolaan amal usaha. Namun menurut kami, inilah fondasi dakwah Muhammadiyah yang paling mendasar,” pungkasnya.
Selain capaian juara tersebut, Lampung juga mendapatkan 2 penghargaan, sebagai juara harapan lomba Esai foto PCM Pringsewu Lampung atas nama Gusti Adi Pranoto, dan jaura lomba Tit tok, Juara 3, juga dari PCM Pringsewu Lampung dengan atas nama yang sama Gusti Adi Pranoto. (ims)

