METRO-Puncak Milad Muhammadiyah Ke-111 di Kota Metro dengan menggelar resepsi Milad di Gedung Sesat Agung Bumi Say Waway Kota Metro, Sabtu malam, 2 Desember 2023.

Acara dihadiri oleh ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Prof. Dr. Sudarman, MA., Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Lampung, Walikota Metro, Wakil Walikota Metro. Juga hadir pengurus  Nahdlatul Ulama Metro, MUI dan beberapa ormas lainnya.

Acara digelar sangat meriah, dihadiri sekitar 1000 orang dari segenap pimpinan persyarikatan dari pimpinan daerah, cabang dan ranting. Pimpinan amal usaha, pimpinan ortom dan warga Muhammadiyah se-Kota Metro. Dengan digelar berbagai tampilan dari siswa-siswi terbaik sekolah Muhammadiyah di Metro.

Hi. Kustono, S.Ag., selaku ketua PDM Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan peran dan kiprah Muhammadiyah di usianya yang ke-111 tahun.

“Muhammadiyah berkarya di bumi Indonesia tercinta, Muhammadiyah telah menunjukan karakter dakwah dan tajdidnya yang terus berkembang, berkelanjutan dan berkemajuan. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita bersyukur di usianya ke-111 ini,” paparnya.

Lebih jauh, beliau menyinggung peran Muhammadiyah di Metro, sejak kehadirannya di Metro tahun 1939. Awal terbentuknya pimpinan ranting Metro, dalam perjalanannya belumlah sempat diresmikan tetapi kiprahnya sudah luar biasa.

“Satu diantaranya itu dicatat pimpinan ranting Metro telah melakukan aktifitas-aktifitas keumatan satu diantaranya adalah sunatan massal, merintis pengajian dan mendirikan amal usaha pendidikan, kesehatan, sosial maupun bidang ekonomi,” terangnya.

Menyinggung peran Muhammadiyah di dunia internasional, beliau mengapresiasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah berupaya membantu menyelesaikan permasalahan kemanusiaan, satu diantaranya adalah persoalan yang kali ini mencuat kembali yaitu konflik dan Peperangan di palestina.

“Diantaranya Upaya Muhammadiyah Kota Metro dalam menyikapi isu internasional yaitu dengan menggalang bantuan untuk saudara muslim kita di palestina. Bersyukur melalui lazismu Kota Metro, telah terhimpun 394 juta, yang telah di serahkan Lazismu PP Muhammadiyah.” Pungkasnya.

“Bukan hanya di internasional saja, tapi juga di daerah Muhammadiyah Metro yakni hari ini dengan louncing 10 unit ambulance muhammadiyah yang telah diberikan secara gratis oleh lazismu Rumah sakit Muhammadiyah Kota Metro,ungkapnya.

Sementara itu, Wahdi Sirajudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah, atas kontribusi nyata dalam pembangunan Kota Metro.

“Apa yang diberikan Muhammadiyah bagi pemerintah telah banyak sekali, sedangkan pemerintah belum bisa memberikan banyak untuk Muhammadiyah,” paparnya.

Prof. Sudarman, MA., PWM Lampung, mengatakan bahwa Muhammadiyah tahun ini berusia 111, tahun hijriyah. Tentu kita semua bersyukur muhammadiyah terus berkiprah menjadi pelopor kemajuan disebagaian kawasan terjauh ketika negara.

“ormas lain belum hadir muhammadiyah telah hadir membuka jalan baru perubahan milad muhammadiyah itu menebar kemaslahatan tetapi seluruh warga, bangsa, tanpa mengenal batas-batas agama, suku, ras, golongan dan sekat-sekat,” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa Muhammadiyah hadir di Lampung pada tahun 1921 di Menggala, kemudian Tahun 1928 muhammadiyah hadir di Liwa. Baru terstruktur Pimpinan Cabang Muhammadiyah pada tahun 1928 di Menggala, Tulang Bawang.

“Bisa Kita bayangkan bagaimana pada tahun 1921, 1927 dan 1928 ketika orang belum berpikir memerdekakan dirinya, Muhammadiyah telah hadir mencerahkan, mendidik anak bangsa dan mensejahterakan masyarakat, maka wajar tahun ini muhammadiyah mengambil tema Ikhtiar menyelamatkan Semesta,” ungkapnya.

Dan yang tidak kalah hebatnya dari Muhammadiyah adalah perempuan-perempuan tangguh, yang mengiringi perjuangan muhammadiyah yaitu organisasi Aisyiyah. Belum ada organisasi di dunia yang mengalahkan prestasi sebanyak Aisyiyah.

“Di Provinsi lampung saja Aisyiyah memiliki sekolah yang lebih banyak dari Muhammadiyah, TK Aisyiyah yang dikelola di berbagai daerah jumlahnya sebanyak 269 unit Tk Aisyiyah Bustanul Athfal,” Ungkapnya.

Ia juga menegaskan tentang kemitraan dengan pemerintah, ormas seperti Nahdlatul Ulama dan semua elemen.

“Mari kita jaga dan kuatkan terus, kalau bersama-sama yakinlah baldatul toyibatul ghofur bisa kita wujudkan paling utama kita bangun mulai dari Kota Metro,” Tutupnya.

Dalam resepsi milad tersebut, Muhammadiyah Kota Metro juga memberikan penghargaan kepada 26 para kader dan tokoh yang telah berjasa dalam merintis dan mengembangkan Muhammadiyah di Kota Metro.

Selain itu, juga memberikan penghargaan kepada pemenang lomba syiar milad, antara lain: lomba solo song, badminton, dan menulis opini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.