Senin, September 7, 2026
BerandaAUMFGM Kota Metro Gelar Muhammadiyah Leader School Recharging Camp di Pesisir Barat

FGM Kota Metro Gelar Muhammadiyah Leader School Recharging Camp di Pesisir Barat

PESISIR BARAT – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kota Metro menggelar Muhammadiyah Leader School Recharging Camp di Krui, Pesisir Barat. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari 21 sekolah/Madrasah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Metro.

Ketua FGM Kota Metro, Alex Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dan fundamental dalam mendorong kemajuan sekolah Muhammadiyah, khususnya dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pendidikan.

“Seyogianya kegiatan ini fundamental untuk kemajuan. Harapannya kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dapat mengikuti best practices dari para pemateri dengan seksama,” ujar Alex dalam sambutannya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan dan pendampingan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro serta Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PDM Kota Metro.

“Kami juga berharap kepada PDM Kota Metro dan Majelis DIKDASMEN PNF untuk dapat memberikan bimbingan dan arahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Metro, Drs. M. Jaeni, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Muhammadiyah Leader School Recharging Camp memiliki keselarasan dengan upaya peningkatan mutu dan penjaminan kualitas pendidikan.

“Saya menilai ada nilai yang selaras dengan Permendiknas tentang penjaminan mutu, bagaimana membentuk sekolah unggul dan bagaimana meningkatkan mutu sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Majelis Dikdasmen memberikan keleluasaan kepada sekolah Muhammadiyah untuk terus melakukan inovasi, termasuk melalui kegiatan recharging seperti yang dilaksanakan tersebut.

Menurut Jaeni, peningkatan kapasitas kepala sekolah dan wakil kepala sekolah perlu dilakukan secara bersama agar tercipta keselarasan dalam menjalankan roda organisasi dan pendidikan.

“Harus ada keselarasan peningkatan, baik kepala sekolah maupun wakil kepala sekolah. Harus sefrekuensi agar memberikan irama yang kuat,” lanjutnya.

Jaeni juga mengapresiasi semangat saling membantu antarsekolah Muhammadiyah. Ia menyebut sejumlah sekolah Muhammadiyah yang telah berkembang turut memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah yang masih dalam tahap pengembangan.

“Allah juga menganjurkan kita untuk tolong-menolong. Saya mengucapkan terima kasih kepada sekolah Muhammadiyah yang sudah mampu memberikan pertolongan untuk sekolah yang masih kecil,” pungkasnya.(red)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini