SURABAYA – Para peserta Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM) Batch 2″ berkesempatan melakukan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Senin (10/8/2026). Kunjungan lapangan ini difokuskan di area Depo Arsip untuk mendalami tata cara pengelolaan dokumen sejarah secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan praktis mengenai prosedur penelusuran dan pengaksesan arsip inaktif yang tersimpan di lembaga kearsipan daerah. Mereka diajari cara membaca katalog arsip, teknik pencarian dokumen, hingga melihat langsung proses di ruang pengolahan arsip, termasuk tahapan preservasi dan konservasi untuk menyelamatkan dokumen yang rusak.
Anggota Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Metro sekaligus Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Dr. Kian Amboro, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari kurikulum pelatihan untuk membekali calon sejarawan Muhammadiyah.
“Hari ini peserta diajak praktik langsung bagaimana mengakses arsip di pusat penyimpanan daerah. Arsip inaktif adalah salah satu bahan utama bagi penulis sejarah untuk menghasilkan karya tulisan yang valid dan berdasar,” ujar Kian di sela-sela kegiatan.

Selain sebagai sarana riset penulisan sejarah, Kian menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan edukasi penting mengenai kesadaran tertib arsip (archival awareness) dalam kehidupan sehari-hari maupun keorganisasian.
Sebab, setiap aktivitas manusia dan organisasi secara kontinyu selalu menghasilkan berbagai dokumen bernilai sejarah. Dengan memahami mekanisme kearsipan, para peserta diharapkan dapat lebih menghargai pentingnya penyelamatan dokumen sejak dini.
“Melalui kunjungan ini, kita diajarkan untuk lebih bertanggung jawab dalam menyimpan dan merawat dokumen. Pengelolaan arsip yang baik adalah bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga rekam jejak masa lalu untuk mengamankan masa depan,” pungkasnya.
Peserta disambut oleh Kepala Bidang Kearsipan, setelah melakukan ramah tamah kemudian peserta diajak untuk melihat langsung depo arsip. Dipandu oleh pegawai setempat peserta sangat antusias melihat proses seleksi dokumen sampai pada metode penyimpanan. (ims)

