Senin, Juni 29, 2026
BerandaAUMSMA Muhammadiyah 1 Metro Tingkatkan SDM Guru di Era AI

SMA Muhammadiyah 1 Metro Tingkatkan SDM Guru di Era AI

METRO-SMA Muhammadiyah 1 Metro menggelar Workshop Digital Learning bertema “Transformasi Kelas Digital: Upgrade Skill, Update Metode dari Guru Mengajar menjadi Guru Menginspirasi pada Era Artificial Intelligence (AI)”, berlangsung di Aula Rapat sekolah setempat, pada Senin,13/4/2026.

Kegiatan ini diikuti seluruh dewan guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Metro, Rudion, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesatuan langkah dalam menghadapi tantangan era digital.

Menurutnya, transformasi pendidikan tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir guru.

“Kita harus satu komando dalam membangun sekolah ini. Langkah kita harus bersama. Guru tidak cukup hanya mengajar, tetapi harus mampu menginspirasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kelas digital menjadi prioritas utama, termasuk pengembangan kelas bahasa, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, sebagai bekal daya saing global peserta didik.

Workshop ini menghadirkan pemateri dari Jakarta yang memiliki kompetensi di bidang digital learning dan pengembangan kelas berbasis teknologi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mendorong pergeseran paradigma pembelajaran dari konvensional menuju sistem digital yang adaptif dan inspiratif.

Dalam pemaparannya, Rudion menjelaskan sejumlah langkah strategis yang akan diterapkan dalam pengembangan kelas digital. Pertama, penguatan modul ajar dan konten digital yang adaptif dan interaktif.

Kedua, penerapan pendekatan pembelajaran tuntas (mastery learning) agar siswa benar-benar memahami materi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Ketiga, penerapan evaluasi guru berbasis digital melalui tingkat kepuasan siswa dengan sistem kuisioner sebagai umpan balik langsung.

Keempat, penguatan kompetensi bahasa sebagai identitas sekaligus daya saing global. Kelima, pelaksanaan evaluasi bulanan sebagai instrumen peningkatan mutu berkelanjutan.

Selanjutnya, penguatan kurikulum Al-Islam melalui sistem paket, mulai dari materi thaharah, shalat, hingga fiqih perempuan, sehingga pembelajaran agama berjalan sistematis dan aplikatif.

Selain itu, pengembangan materi kelas digital juga menuntut kesiapan guru dalam menyusun modul ajar, termasuk pembelajaran bahasa Arab berbasis praktik aktif.

Rudion juga mengungkapkan bahwa sekolah terbuka terhadap kunjungan studi dari berbagai daerah, di antaranya Muhammadiyah OKU, Bukit Kemuning, serta Palembang. Hal ini menunjukkan posisi SMA Muhammadiyah 1 Metro sebagai salah satu rujukan pengembangan pendidikan Muhammadiyah berbasis digital.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Metro, Jaeni, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban fundamental bagi setiap manusia.

“Menuntut ilmu adalah kewajiban dalam kondisi apa pun. Selama kita disebut manusia, maka kita wajib berpikir, menjadi intelektual, dan menggunakan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, perubahan merupakan keniscayaan yang harus direspons dengan kesiapan dan strategi yang tepat.

“Bukan yang paling kuat yang mampu bertahan, tetapi mereka yang mau mengikuti perubahan. Kita sering tidak menyadari bahwa yang kita hadapi bukan sekadar benda, melainkan teknologi yang terus berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam mewujudkan sekolah unggul. Produk pendidikan yang berkualitas, menurutnya, lahir dari strategi yang tepat serta kerja kolektif seluruh elemen sekolah.

Menutup sambutannya, Jaeni mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan keikhlasan dalam membangun pendidikan.

“Mari kita semua berikhtiar dengan ikhlas dalam rangka beribadah kepada Allah SWT melalui ilmu dan pendidikan, serta bersama-sama membawa sekolah ini menjadi lebih baik,” Harapnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Metro, sebelum membuka acara berharap bahwa,

“Workshop ini menjadi langkah konkret SMA Muhammadiyah 1 Metro dalam memperkuat transformasi pendidikan berbasis digital, sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, adaptif, dan berakhlak di era Artificial Intelligence” pungkasnya.
(Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini