METRO-Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro kembali menjadi tujuan studi banding bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Kali ini, giliran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang melakukan kunjungan dalam rangka persiapan pendirian RSU Muhammadiyah Riau, Kamis (10/10/2025).
Rombongan UMRI yang dipimpin oleh Edo Arribe ini terdiri dari unsur pimpinan universitas serta dosen dari program studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Tata Usaha. Mereka disambut langsung oleh Direktur RSU Muhammadiyah Metro, Abdurrahim Hamdi, bersama jajaran manajemen rumah sakit di Aula Utama RSU Muhammadiyah Metro.
Dalam sambutannya, Edo Arribe menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari langkah strategis UMRI untuk menyiapkan pembangunan rumah sakit yang representatif di Riau.
“Kami datang ke RSU Muhammadiyah Metro karena diminta oleh kampus untuk menjadikannya sebagai referensi. Berdasarkan hasil diskusi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan PWM Riau, rumah sakit ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Sumatera dan layak dijadikan model,” ujarnya.

Selama kunjungan, rombongan UMRI mendapat paparan mendalam terkait proses perencanaan dan pengelolaan rumah sakit, meliputi:
- Studi kelayakan dan analisis kebutuhan, mencakup penentuan lokasi, jenis layanan, dan potensi pasar;
- Perizinan dan regulasi, mencakup pemenuhan instrumen legal dan administratif untuk operasional rumah sakit;
- Manajemen pembangunan, yang meliputi proses konstruksi, penyiapan alat kesehatan, serta penataan fasilitas layanan.
Direktur RSU Muhammadiyah Metro, Abdurrahim Hamdi, menyambut baik kunjungan tersebut.
“Kami siap berbagi pengalaman dan data yang kami miliki sebagai bentuk sinergi antarsesama amal usaha Muhammadiyah. Semoga pengalaman kami dapat menjadi bekal berharga bagi UMRI dalam mewujudkan rumah sakit unggulan di Riau,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, foto bersama, serta room tour ke sejumlah fasilitas pelayanan seperti ruang rawat inap dan instalasi penunjang medis. (Ade)

