Jumat, Oktober 23, 2026
BerandaBeritaRakernas III LBHU Muhammadiyah Resmi Dibuka, Perkuat Ekosistem dan Kualitas Pelayanan Perhajian

Rakernas III LBHU Muhammadiyah Resmi Dibuka, Perkuat Ekosistem dan Kualitas Pelayanan Perhajian

JAKARTA — Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LBHU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Pembukaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) III dan Mudzakarah Nasional Perhajian III. Acara berlangsung di Hotel Gren Alia Tugu Tani, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pembimbingan manasik, serta mengoptimalkan pelayanan bagi jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Dr. H. Marzuki, M.Pd., M.A., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme LBHU Muhammadiyah dari berbagai wilayah serta para pengurus KBIHU yang hadir dalam kegiatan tersebut. Tercatat sekitar 130 peserta mengikuti agenda nasional ini.

Menurutnya, kehadiran para peserta menunjukkan komitmen dan semangat bersama untuk terus meningkatkan mutu pelayanan perhajian, memperkuat koordinasi antarlembaga. “Serta mengembangkan pembimbingan haji dan umrah yang profesional, berkemajuan, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah.” Terangnya.

RAKERNAS III LBHU Muhammadiyah secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. K.H. Saad Ibrahim, M.A. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kebijaksanaan tingkat tinggi dalam melaksanakan pembimbingan ibadah haji, terutama dalam menghadapi beragam kondisi, kemampuan, dan kebutuhan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa pembimbingan manasik tidak cukup hanya berorientasi pada penyampaian materi fikih secara normatif, tetapi juga harus mempertimbangkan realitas dan kondisi jamaah. “Oleh karena itu, penerapan fikih taisir, yakni pendekatan fikih yang memberikan kemudahan sesuai tuntunan syariat dan kondisi yang dapat dipertanggungjawabkan, menjadi hal penting dalam pelayanan perhajian.” Paparnya.

Dalam proses pembimbingan, Saad Ibrahim juga menekankan pentingnya penggunaan tiga pendekatan keilmuan, yaitu bayani, burhani, dan irfani. Pendekatan bayani menekankan pemahaman berdasarkan nash dan dalil syariat; burhani mengedepankan penalaran serta pertimbangan rasional dan empiris; sedangkan irfani menumbuhkan kedalaman spiritual, kepekaan batin, dan penghayatan nilai-nilai ibadah.

“Ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi para pembimbing KBIHU Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan yang tepat, bijaksana, dan sesuai dengan kebutuhan jamaah, tanpa mengabaikan ketentuan syariat Islam.” Terangnya.

Sementara itu, Ketua LBHU Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. K.H. Muhammad Ziyad, M.A., menyampaikan bahwa RAKERNAS III mengangkat tema:

“Penguatan Ekosistem dan Kelembagaan untuk Optimalisasi Pelayanan Perhajian.”

Tema ini menegaskan pentingnya membangun ekosistem pelayanan haji dan umrah yang terintegrasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi antara LBHU, KBIHU, dan berbagai unsur terkait.

“Melalui RAKERNAS III dan Mudzakarah Nasional Perhajian III ini, diharapkan lahir gagasan, rekomendasi, dan langkah strategis yang mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pembimbingan ibadah haji dan umrah di masa mendatang.” Harapnya.

Lebih dari sekadar forum koordinasi nasional, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi pemikiran dan penguatan komitmen untuk menghadirkan layanan manasik yang tidak hanya benar secara syariat, tetapi juga arif, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah.

Dengan demikian, KBIHU Muhammadiyah di seluruh Indonesia diharapkan semakin mampu menghadirkan pembimbingan yang berkualitas, menenteramkan, dan berorientasi pada terwujudnya jamaah haji yang mandiri, berilmu, serta mampu menjalankan ibadah dengan baik.

RAKERNAS III LBHU Muhammadiyah menjadi langkah penting untuk memperkuat khidmat Muhammadiyah dalam pelayanan haji dan umrah, sekaligus meneguhkan komitmen menghadirkan pelayanan perhajian yang berkemajuan dan berkemaslahatan bagi umat. (ismail)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini