Minggu, Mei 24, 2026
BerandaAUMLepas 363 Siswa, Kepala SMP MuAD Metro Titipkan Pesan: "Menjadi Apa Pun...

Lepas 363 Siswa, Kepala SMP MuAD Metro Titipkan Pesan: “Menjadi Apa Pun Kalian, Jagalah Shalat!”

METRO — Isak haru dan rasa bangga mewarnai prosesi Tasyakuran Akbar Angkatan ke-9 SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MuAD) Kota Metro yang digelar di Auditorium Universitas Islam Juraisiwo Metro, Sabtu (23/5/2026). Dalam momen krusial tersebut, Kepala SMP MuAD Metro, Ustaz Ali Musyafa, S.Ag., M.M., secara resmi mengembalikan mandat pendidikan 363 siswa kepada orang tua mereka, dibarengi dengan pesan moral yang mendalam.

Dalam pidato sambutannya yang emosional, Ali Musyafa menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal bagi siswa untuk membuktikan kualitas karakter yang telah ditempa selama tiga tahun di sekolah.

Ali Musyafa membuka sambutannya dengan menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh wali murid yang telah memercayakan putra-putri mereka di SMP MuAD. Menurutnya, menjaga dan mendidik ratusan remaja di era transisi adalah sebuah tanggung jawab besar yang tidak mudah.

“Rasa terima kasih itu kami wujudkan dengan pengerahan upaya terbaik, pelayanan terbaik, serta proses pembelajaran semaksimal mungkin yang kami bisa. Dan hari ini, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, amanah berupa 363 siswa Angkatan ke-9 secara resmi saya kembalikan kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ali Musyafa di hadapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Metro dan Kepala Dinas Pendidikan.

Sebagai pimpinan, Ali Musyafa juga dengan berlapang dada menyampaikan permohonan maaf jika selama tiga tahun perjalanan kebersamaan, pihak sekolah belum mampu memenuhi seluruh ekspektasi orang tua. Ia menyadari ada kalanya aturan sekolah atau tindakan para ustadz dan ustadzah dirasa terlalu tegas bagi sebagian siswa.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap tindakan disiplin tersebut didasari oleh kasih sayang dan tanggung jawab moral. “Tidak pernah terbersit sedikit pun di hati kami untuk menyakiti. Jika ada yang merasa anaknya diperlakukan tidak adil, mohon maafkanlah kami hari ini. Semua itu murni bagian dari ikhtiar kami agar anak-anak keluar dari SMP Ahmad Dahlan dengan karakter dan akhlak yang jauh lebih kuat,” tuturnya dengan nada bergetar.

Menutup pidatonya, Ali Musyafa memberikan pesan penutup yang kuat khusus untuk para alumni. Ia mengingatkan agar nilai-nilai keislaman dan kebaikan yang didapatkan saat kultum maupun upacara bendera tidak ditinggalkan di jenjang pendidikan berikutnya. Bagi SMP MuAD, kecerdasan akademik mutlak harus dibarengi dengan kecerdasan spiritual.

“Saya sampaikan kepada anak-anakku, seberat apa pun tantangan di luar sana, jagalah shalat kalian! Menjadi apa pun kalian kelak—pejabat, tentara, polisi, jaksa, atau pengusaha sukses—ingatlah nilai kebaikan yang diajarkan di sekolah ini. Ustaz tidak ingin mendengar ada alumni SMP Ahmad Dahlan yang di tengah masyarakat justru perilakunya tidak baik,” tegas Ali, selaras dengan visi sekolah melahirkan generasi yang berakhlak mulia, unggul, dan berprestasi.

Ali juga mengingatkan para siswa bahwa meski secara formal telah dikembalikan kepada orang tua, pintu SMP MuAD Metro akan selalu terbuka lebar sebagai rumah kedua mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan medali kelulusan bagi 363 siswa, di mana tercatat banyak torehan prestasi luar biasa yang berhasil diraih angkatan ini, mulai dari kejuaraan olimpiade nasional hingga capaian hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro beserta jajaran pleno, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.I.P., M.H, Tim 12 Pendiri SMP MuAD, para kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kota Metro, serta seluruh orang tua atau wali murid kelas 9.(ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini